seperti buku usang di atas meja, diantara segudang rumah tua, diantara waktu dan asa.
tertiup angin tak sengaja terbuka, tertinggal, dan tak terbaca.
ku memilih pergi.. ku takkan pernah bisa mencampakkan cinta ini.
dan aku tetap mencintaimu walau kau tak memiliki cintaku.
kemana hujan pergi hari ini, sejenak menggoda bumi pada siang yang panas.
lalu hilang saat malam tengada. seperti cintamu yang datang lalu pergi begitu saja.
padamu kutemukan terang diujung jalan.
padamu juga ku hisap luka yang enggan mengerti.
ku setia duduk di sudut kehilangan.
mengais arti dari sebuah kebahagian yang tak kunjung juga.
cahaya yang kulihat semakin pudar.
harapan sudah semu seperti kemarau yang menanti hujan.
ku tunggu hatimu datang untuk mengisi hatiku.
tertiup angin tak sengaja terbuka, tertinggal, dan tak terbaca.
ku memilih pergi.. ku takkan pernah bisa mencampakkan cinta ini.
dan aku tetap mencintaimu walau kau tak memiliki cintaku.
kemana hujan pergi hari ini, sejenak menggoda bumi pada siang yang panas.
lalu hilang saat malam tengada. seperti cintamu yang datang lalu pergi begitu saja.
padamu kutemukan terang diujung jalan.
padamu juga ku hisap luka yang enggan mengerti.
ku setia duduk di sudut kehilangan.
mengais arti dari sebuah kebahagian yang tak kunjung juga.
cahaya yang kulihat semakin pudar.
harapan sudah semu seperti kemarau yang menanti hujan.
ku tunggu hatimu datang untuk mengisi hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar