dejavu

dejavu

Minggu, 16 Maret 2014

AKU, KAU, DAN KENANGAN KITA

tersenyumlah saat kau mengingat ku
karena saat itu aku sangat merindukanmu.
dan menangislah saaat kau merindukan ku
karena saat itu aku tak berada disampingmu.

tetapi pejamkanlah mata indahmu itu
karena saat itu aku akan terasa ada didekatmu.
karena aku telah berada dihatimu untuk selamanya.

tak ada yang tersisa lagi untukku
selain kenangan-kengan yang indah bersamamu.

mata indah yang dengan nya
aku biasa melihat keindahan cinta.
mata indah yang dahulu adalah milikku.
kini semua terasa jauh meninggalkan aku.

kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu.
hati, cinta dan rinduku adalah milikmu.
cintamu tak kan pernah membebaskanku.

bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain
saat sayap-sayap ku telah patah karenamu.
cintamu akan tetap tinggal bersamaku
hingga akhir hayatku dan setelah kematian.

hingga tangan Tuhan yang akan menyatukan kita lagi.
betapa pun hati telah terpikat
pada sosok terang dalam kegelapan
yang tengah menghidupkan sinar redupku.

namun tak dapat menyinari dan menghangatkan
perasaanku yang sesungguhnya.
aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu.
karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku.

kau tak kan pernah terganti bagai pecahan logam
mengekalkan kesunyian, kesendirian dan kesedihanku.
kini aku telah kehilangan dirimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar